Sabtu, 19 Juli 2014

CSCW (Computer Supported Cooperative Work)

Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka.

Secara definisi CSCW disini adalah sebuah konsep kerja komputer yang terdiri dari beberapa perangkat lunak dan teknologi yang mendukung sekelompok individu yang bekerja pada proyek - proyek di lokasi yang berbeda .

Salah satu contoh sistem CSCW ini adalah electronic mail (email). Email merupakan sistem CSCW yang bersifat asynchronous yang tidak mengharuskan user bekerja pada waktu yang bersamaan. Penerima mail tidak harus membuka suratnya pada waktu yang sama dengan terkirimnya surat. Sebaliknya sistem CSCW synchronous membutuhkan partisipasi simultan dari para usernya.
Tiga fungsi teori percakapan dalam CSCW :
  1. digunakan untuk menganalisa catatan (transkrip), mis. konferensi elektronik. Ini akan membantu memahami seberapa baik partisipan menyalin dengan komunikasi elektronik.
  2. digunakan sebagai petunjuk untuk keputusan desain. Pemahaman percakapan normal antar manusia menghindari kesalahan besar dalam perancangan media elektronik.
  3. dapat digunakan untuk mengarahkan desain, menstrukturkan sistem dengan teori.

UBIQUITOUS COMPUTING

Ubiquitous Computing (=komputasi dimana-mana) diperkenalkan pertama kali oleh Mark Weiser pada tahun 1988 selagi menjabat sebagai Chief Technologist di Xerox Palo Alto Research Center (PARC). Mark menulis beberapa kajian awal mengenai subjek tersebut, terutama penjelasan inti konsepnya.
Ubiquitous Computing disebut sebagai gelombang ketiga dalam komputasi. Yang pertama adalah konsep mainframe, dimana sebuah mesin dipakai oleh banyak orang bersamaan (one computer, many people).Sekarang kita berada pada era personal computer (komputer pribadi) yaitu seseorang menggunakan masing-masing mesin yang dimilikinya (one person, one computer). Karena komputer menjadi semakin murah dan menjadi sangat lazim, selanjutnya akan datang masa Ubiquitous Computing dan menjadi era “one person, many computers”.
Mark Weiser menjelaskan Ubiquitous Computing merupakan sebuah model/konsep interaksi manusia-komputer yang paling canggih dan modern, dimana proses informasi keduanya diintegrasikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, seseorang yang “menggunakan” Ubiquitous Computing melibatkan banyak sistem komputasi berikut device (peralatan/mesin)-nya, namun secara tidak sadar dia menggunakan peralatan tersebut dikarenakan sudah sangat membaur dengan lingkungannya. Model seperti ini adalah pengembangan dari paradigma desktop computing.
Inti dari model Ubiquitous Computing (yang juga sering disebut Pervasive Computing) melakukan pembagian resource (sumber daya) yang ringan, tidak mahal, dalam jaringan pemrosesan handal secara bersama-sama dan terdistribusi ke dalam semua aspek kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, sebuah lingkungan Ubiquitous Computing yang menghubungkan kontrol penerangan (lampu) dan pemanas ruangan dengan alat yang dipasang pada pakaian kita sehingga kondisi penerangan dan suhu ruangan dapat dimodulasi secara terus-menerus dan tak kentara.Sistem tersebut seharusnya “hilang” dari pandangan dan diluar alam sadar kita.Salah satu sistem Ubiquitous pertama adalah “Live Wire” milik Natalie Jeremijenko. Merupakan sebuah tali yag dipasangkan ke sebuah stepper motor dan dikendalikan melalui koneksi LAN yang menyebabkan tali tersentak/menegang sesuai kondisi dan traffic jaringan.
Ubiquitous Computing memberikan tantangan kepada cabang ilmu komputer : dalam pendesainan dan pemodelan sistem, dan dalam hal user interface. Model interaksi manusia-komputer yang sudah jadulseperti command-line (text-based), menu-driven, atau yang berbasis GUI tidak cocok dan tidak mencukupi untuk masalah Ubiquitous Computing. Interaksi “alami” yang dibutuhkan harus segera dimunculkan, meskipun banyak model yang sudah mendekati interaksi seperti itu seperti contohnya telepon selular, digital audio player, GPS, dan interactive whiteboard.


Mark Weiser mengenalkan tiga bentuk dasar dari mesin Ubiquitous yaitu : tab, pad, dan board.
Tab : dapat dipakaikan atau dipasang dengan ukuran sentimeter.

Kamis, 19 Juni 2014

PRINSIP - PRINSIP USABILITY DAN KEMAMPUAN MANUSIA BAIK VS YANG BURUK

Prinsip - Prinsip Usability
Usability menurut saya adalah sejauh mana suatu sistem dapat digunakan untuk tujuan tertentu dengan memaksimal kan sistem tersebut agar sistem tersebut tidak terbuang dengan sia - sia dan dapat dimanfaat kan dengan baik .

Contoh dari prinsip - prinsip usability :


1. Learnability : kemudahan bahwa pengguna baru dapat menggunakan interaksi secara efektif dan memperoleh maksimal kinerja.

2. Flexibility : ragam cara user dan sistem dapat bertukar informasi

3. Robustness : dukungan untuk user agar dapat mencapai tujuan dengan baik.




Kemampuan Manusia yang baik vs yang buruk.


kemampuan manusia yang baik vs yang buruk (human ability) adalah suatu kemampuan seseorang dalam melakukan tugas atau pekerjaan .

perbedaan dari kemampuan manusia yang baik dan yang buruk adalah :

A. Kemampuan Manusia yang baik .

1. Memiliki 
Memori jangka panjang dengan kapasitas yang besar, dan waktu akses lebih lambat yang tidak terbatas

2. dan memiliki durasi memori jangka panjang yang tidak terbatas .

3. memiliki daya pikir yang besar

B. Kemampuan Manusia yang buruk.

1. Memiliki memori jangka pendek dalam waktu yang singkat dan terbatas.

2. memiliki durasi memori jangka pendek yang terbatas .

3. memiliki daya pikir yang lambat dan cenderung salah .

Sabtu, 19 April 2014

Bekas Gigitan Pada Logo Apple Dan Toolbar pada microsoft word

Mengapa ada bekas gigitan pada Logo Apple .. ?


Menurut ane kenapa ada bekas gigitan pada logo Apple,mungkin sebagai variasi untuk membedakan kalo logo tersebut adalah Apple bukan lah sebuah jeruk yah mungkin saja begitu .

Toolbar pada microsoft word

Oke setelah saya membahas Logo apple tadi,disini saya akan menjelaskan toolbar yang ada pada microsoft word .

1. new : tombol new di sini bergambar sebuah lembaran kertas kosong,mungkin yang berarti untuk memulai sebuah lembar kerja baru atau membuat lembar kerja baru .

2. cut : mengapa tombol cut bergambar gunting ? mungkin sama dengan kegunaan dari gunting tersebut yaitu untuk memotong sesuatu .

3. copy : tombol copy bergambar 2 buah lembar kerja,mungkin itu sama saja arti nya dengan menyalin dari objek yang pertama .

4. print : tombol print bergambarkan sebuah printer,mengapa ?
karna kegunaan printer tersebut adalah untuk mencetak .

5. align text / perataan text : perataan text disini bergambar ibarat sebuah text tersebut mau di ratakan seperti apa,perataan kiri atau kanan bisa juga tengah

6. save : tombol save bergambarkan sebuah disket,karna mungkin jaman dahulu untuk menyimpan sebuah data masih memakai disket.
dan lebih simple menurut saya,hehe

7. Bold : tombol Bold disini adalah sebuah huruf B tebal,mungkin agar kita dapat mengerti bahwa tombol tersebut untuk menebalkan huruf . (Bold = tebal)

8. Italic : bergambar I miring,I miring disini mungkin menurut saya di ibaratkan menara pisa yang berada di italia (mungkin) . yang berarti untuk memiringkan huruf .

9. Underline : underline disini bergambar U bergaris bawah,bisa di artikan U = Underline dan bergaris bawah.

10. Font color : font color bergambar sebuah huruf A dengan kotak warna di bawah nya,mungkin bisa di ibaratkan A sebagai huruf dan kotak tersebut adalah warna yang bisa kita pilih atau kita gunakan

Rabu, 19 Maret 2014

Interaksi Manusia Komputer

Mengapa IMK digunakan ?

Interaksi Manusia Komputer merupakan sekumpulan proses, dialog dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer. Interaksi Manusia dan Komputer suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena di sekitar manusia itu sendiri. Juga merupakan suatu studi ilmiah tentang masyarakat di dalam lingkungan kerjanya.

Adapun keuntungan dalam mempelajari IMK :

1 . Menghemat waktu untuk mengerjakan hal yang rumit,seperti laporan keuangan
2. Menghemat tenaga k
arena manusaia mengendalikan komputer untuk melakukan tugas yang berulang seperti menginput transaksi pembelian tanpa menulis ulang setiap transaksi.

Plagiarisme Beserta Sanksi Dan Kegunaan IMK

Menurut saya Plagiarisme adalah Salah satu tindakan mengutip atau menjiplak karya orang lain tanpa mencantumkan sumber dan nama pengarang asli nya atau sama saja dengan pencurian terhadap karya asli . Dengan melakukan Plagiarisme seseorang akan menjadi bodoh dan akan lama kelamaan menjadi kebiasaan yang buruk . Melakukan Plagiarisme berarti melanggar ketentuan dan peraturan pemerintah.


Sanksi Hukum Plagiarisme

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI no. 17 Tahun 2010 tentang SANKSI bagi pelaku plagiat yaitu :
Pasal 12
  • Sanksi bagi Mahasiswa yang terbukti melakukan plagiat sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 10 ayat (4), secara berurutan dari yang baling ringan sampai dengan yang paling berat terdiri atas :
  1. Teguran
  2. Peringatan tertulis
  3. Penundaan pemberian sebagai hak mahasiswa
  4. Pembatalan nilai satu atau beberapa mata kuliah yang diperoleh mahasiswa.
  5. Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
  6. Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa atau;
  7. Pembatalan ijazah apabila mahasiswa telah lulus dari suatu program.
  • Sanksi bagi dosen/peneliti/tenaga kependidikan yang terbukti melakukan plagiat sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 11 ayat (6), secara berurutan dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat, terdiri atas :
  1. Teguran
  2. Peringatan tertulis
  3. Penundaan pemberian hak dosen/peneliti/tenaga kependidikan.
  4. Penurunan pangkat dan jabatan akademik/fungsional
  5. Pencabutan hak untuk diusulkan sebagai guru besar/profesor/ahli peneliti utama bagi yang memenuhi syarat.
  6. Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai dosen/peneliti/tenaga kependidikan.
  7. Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai dosen/peneliti/tenaga kependidikan.
  8. Pembatalan ijazah yang diperoleh dari perguruan tinggi yang bersangkutan.
  • Apabila dosen/peneliti/tenaga kependidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f, huruf g, dan huruf h menyandang sebutan guru besar/profesor/ahli peneliti utama, maka dosen/ peneliti/tenaga kependidikan tersebut dijatuhi sanksi tambahan berupa pemberhentian dari jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama oleh Menteri atau pejabat yang berwenang atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta.
  • Menteri atau pejabat yang berwenang dapat menolak usul untuk mengangkat kembali dosen/peneliti /tenaga kependidikan dalam jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama atas usul perguruan tinggi lain, apabila dosen/peneliti /tenaga kependidikan tersebut pernah dijatuhi sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f atau huruf g serta dijatuhi sanksi tambahan berupa pemberhentian dari jabatan  jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama.
  • Dalam hal pemimpin perguruan tinggi tidak menjatuhkan sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2). dan ayat (3), Menteri dapat menjatuhkan sanksi kepada plagiator dan kepada pemimpin perguruan tinggi yang tidak menjatuhkan sanksi kepada plagiator.
  •  Sanksi kepada pemimpin perguruan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) berupa:
  1. Teguran
  2. Peringatan tertulis
  3. Pernyataan Pemerintah bahwa yang bersangkutan tidak berwenang melakukan tindakan hukum dalam bidang akademik.
Pasal 13
  1. Sanksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c dijatuhkan sesuai dengan proporsi plagiat hasil telaah dan apabila dilakukan secara tidak sengaja.
  2. Sanksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 ayat (1) huruf d, huruf e, huruf f dan huruf g, dijatuhkan sesuai dengan proporsi plagiat plagiat hasil telaah dan apabila dilakukan secara sengaja dan/atau berulang.
  3. Sanksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 ayat (2) huruf a, huruf b, huruf c dan huruf d dijatuhkan sesuai dengan proporsi plagiat hasil telaah dan apabila dilakukan secara tidak sengaja.
  4. Sanksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 ayat (2) huruf d, huruf e, huruf f, huruf g dan huruf h, dijatuhkan sesuai dengan proporsi plagiat plagiat hasil telaah dan apabila dilakukan secara sengaja dan/atau berulang.
  5. Penjatuhan sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 tidak menghapuskan sanksi lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.








    Mengapa IMK digunakan ?
    Interaksi Manusia Komputer merupakan sekumpulan proses, dialog dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer. Interaksi Manusia dan Komputer suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena di sekitar manusia itu sendiri. Juga merupakan suatu studi ilmiah tentang masyarakat di dalam lingkungan kerjanya.

    Adapun keuntungan dalam mempelajari IMK :

    1 . Menghemat waktu untuk mengerjakan hal yang rumit,seperti laporan keuangan
    2. Menghemat tenaga k
    arena manusaia mengendalikan komputer untuk melakukan tugas yang berulang seperti menginput transaksi pembelian tanpa menulis ulang setiap transaksi.